Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Liberal Ala Aswaja

Liberal Ala Aswaja Aswaja atau Ahl As-Sunnah wa Al-Jama’ah merupakan nama sebuah aliran yang dikenal oleh mayoritas umat muslim sebagai aliran yang menolak pola pikir liberal maupun radikal, padahal ajaran Aswaja tidak melarang pengikutnya untuk berpikir liberal. akan tetapi bukan liberal yang biasa orang awam pahami, dan dalam hal ini umat muslim masih banyak yang belum memahami tentang liberal dan radikal itu sendiri. Dalam memahami agama Islam, khususnya khasanah keilmuanya yang bersumber dari al-Quran, atau akrab disebut menafsirkan ayat al-Quran, umat muslim dihadapkan pada dua jenis pendekatan yaitu tekstual dan kontekstual. Dari dua jenis pendekatan tafsir tersebut munculah dua jenis aliran pemikiran yakni liberal dan fundamental. Liberal disebutkan dalam KBBI adalah berpandangan bebas, luas dan terbuka. Sedangkan fundamentalis adalah penganut fundamental, yakni penganut gerakan keagamaan   yang bersifat kolot dan reaksioner yang selalu merasa perlu keajaran aga...

Cap Go Meh Bukan Ritual Keagamaan

Cap Go Meh Bukan Ritual   Keagamaan Oleh : Mukhamad Ali Masruri Mungkin atau memang realitanya, mayoritas orang menganggap perayaan cap go meh adalah salah satu dari bentuk perayaan keagamaan masyarakat tiong hoa, padahal bukan. Hal   ini dijelaskan oleh Marga Singgih, seorang pengurus Tridarma dan pengamat budaya tiong hoa. Singgih dengan membawa etnis tiong hoa   dan semangat persatuan bangsa, berapi-api mengatakan bahwa cap go meh merupakan macam budaya masyarakat tiong hoa yang tidak   ada kaitanya dengan keagamaan, cap artinya sepuluh, go berarti lima dan meh adalah malam, maka cap go   meh adalah perayaan malam purnama tanggal 15 yang pertama pada tahun baru imlek. Maksudnya perayaan cap go meh dilaksanakan bertujuan untuk mempererat persatuan bangsa Indonesia, dengan menghilangkan ego sentris yang dapat menyulut api perpecahan, dan tidak ada hubungannya dengan ritual ibadah kegamaan etnis tiong hoa. Pada   awalnya cukup merag...