Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini

Fikih dan Fenomena Tindak Persekusi

Fikih dan Fenomena Tindak Persekusi Nampaknya fenomena persekusi di negeri ini tidak ada habisnya, baik yang terekspos media maupun yang tidak. Tindakan persekusi ini dilatarbelakangi oleh hukuman sosial dengan membuat malu, atau penghakiman secara bebas terhadap pelaku kejahatan atau pelanggaran yang dinilai lebih efektif dalam memberikan efek jera terhadap pelaku ketimbang hukum negara, atau bisa juga karena pengaruh nafsu geregetan belaka. Persekusi adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Misalnya yang akhir-akhir ini terjadi pada seseorang yang berinisial R (28) dan M (20), warga Cikupa Kabupaten Tangerang, mereka digerebek oleh masa di kontrakan dan dipaksa mengaku telah melakukan perbuatan cabul, untuk kemudian ditelanjangi, diarak, dan kemudian didokumentasikan oleh orang-orang yang hadir, (Tirto, 16/11/2017) Tidak sedikit masyarakat kita menilai tindakan persekusi tersebut sebagai tin...

Paradigma Hukum Progresif Dalam pencegahan Kejahatan Seksual

Paradigma Hukum Progresif Dalam pencegahan Kejahatan Seksual Oleh: Mukhamad Ali Masruri Kejahatan seksual yang masih marak terjadi di sekitar kita menimbulkan pertanyaan. mengapa negara kita yang notabenenya sebagai negara hukum (supremasi hukum), masih memunculkan kegelisahan bagi kaum wanita yang rentan untuk menjadi korban kejahatan seksual? Apakah hukum di negara ini tidak relevan untuk kondisi masyarakat Indonesia?.    Satjipto Rahardjo mengatakan dalam pembahasan Hukum Progresif bahwa, apabila fungsi hukum untuk (turut) memecahkan masalah dalam masyarakat dan kemampuan untuk mewujudkanya disebut sebagai suatu hal yang ideal, maka yang dialami dan terjadi di Indonesia masih sangat jauh dari pada itu, untuk tidak mengatakan bertolak-belakang. [1] Solihin (2004) dalam sebuah penelitian dengan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia melalui Center for tourism research and development Universitas Gadjah Mada melaporkan child abuse yang terjadi dari tahun 1999-200...